Larutan 1


Larutan adalah campuran homogen dari dua jenis zat atau lebih. Larutan (solution) terdiri atas pelarut(soven) dan zat terlarut (solute). Larutan dapat berbentuk padat, cair atau gas, tetapi yang paling lazim adalah berbentuk cair.  Larutan bersifat homogen, artinya tidak terbedakan lagi antara pelarut dan terlarut, meski menggunakan mikroskop ultra. Sifat lain dari larutan adalah stabil 9tidak memisah antara pelarut dan terlarut), tidak dapat disaring dan transparan.

KELARUTAN

Setiap jenis zat berbeda-beda daya larutannya, ada yang yang mudah larut tetapi banyak pula yang sukar larut. Sebagai patokan kasar, zat yang kelarutannya lebih dari 0,02 mol/ Liter, dianggap larut sedangkan yang lebih kecil dari itu dianggap sukar larutan.

Pengertian Kelarutan

Jika suatu zat kita larut terus menerus yang akan terjadi larut atau tidak,? Tentu tidak, pada suatu saat larutan menjadi jenuh, zat tidak dapat larut lebih banyak lagi. Istilah kelarutan (solubility) digunakan untuk menyatakan jumlah maksimum yang dapat larut dalam sejumlah tertentu pelarut.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan

Jenis pelarut dan terlarut

Pada umumnya, zat ionik atau polar cenderung larut dalam pelarut polar, sedangkan zat yang kurang polar atau nonpolar cenderung larut dalam pelarut yang kurang atau nonpolar. Orang menyimpulkan dengan mengatakan bahwa yang sejenis melarutkan yang sejenis (like dissolves like). Air adalah pelarut polar. Oleh karena garam bersifat ionik sedangkan gula bersifat polar, maka kedua zat itu larut dalam air. Sementara, minyak tanah dan lemak adalah zat yang non polar sehingga sukar larut dalam air.

Gaya antar partikel dalam zat terlarut

Apabila interaksi antara partikel dalam zat terlarut (kohesi) lebih kuat dibandingkan dengan kemampuan pelarut untuk melarutkan, maka zat itu tetap sukar larut

Pengaruh suhu

Pada umumnya kelarutann bertambah dengan naiknya suhu. Namun demikian, ada beberapa zat kelarutannya tidak begitu bergantung pada suhu, bahkan ada juga yang kelarutannya justru berkurang jika suhu dinaikan

Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pelarutan

Proses pelatutan dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain suhu, ukuran butiran zat padat dan pengadukan. Pengaruh dari berbagai faktor tersebut adalah sebagai berikut :

  • Semakin tinggi suhu, semakin cepat proses pelarutan
  • Semakin kecil ukuran butiran zat terlarut, semakin cepat proses pelarutan
  • Pengadukan akan mempercepat proses pelarutan

Mengenal Variabel :

  • Variabel bebas             : suhu
  • Variabel tetap              : jumlah dan ukuran zat terlarut, jumlah pelarut, pengadukan
  • Variabel terikat            : waktu pelarutan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: